Wabah Penyakit Yang Timbul Setelah Banjir

Musim hujan telah tiba banyak hal yang harus dipersiapkan sebelum terkena dampak akibat musim hujan berkepanjangan yang dapat menyebabkan bencana banjir. Sebaiknya mempersiapkan sebelum terjadi suatu hal yang tidak diperkirakan, bila sampai terjadi musibah banjir setidaknya dapat mengatasi dan menanggulangi penyebab dan dampak yang akan terjadi. Salah satu dampak yang dapat terjadi adalah, banyaknya wabah penyakit yang muncul akibat banjir dan dapat menyerang bila tidak ditanggulangi dengan tepat terlebih dahulu. Sehingga bagi yang memiliki tempat tinggal di daerah yang rawan banjir sangat memerlukan menjaga kesehatan.

Berikut adalah jenis penyakit dan cara menanggulanginya :

Penyakit Demam berdarah. Penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk ini biasanya tingkat terjadinya cukup tinggi bila di musim hujan apalagi sampai menyebabkan banjir. Hal itu dapat terjadi di musim hujan karena banyak sampah dan tempat-tempat tertentu yang terisi air menjadi genangan untuk beberapa waktu. Genangan tersebutlah yang akhirnya menjadi tempat untuk berkembang biak nyamuk aedes aegypti. Dengan meningkatnya populasi nyamuk sehingga tinggi juga tinggkat penularan penyakit tersebut. Sebaiknya kita menghindari hal tersebut terjadi dengan aktif melakukan 3M, yaitu mengubur sampah-sampah, menguras penampungan air dengan rajin atau menutup tempat yang menjadi penyimpanan air dengan rapat. Bila ada anggota keluarga yang mendapat sakit dengan gejala panas tinggi sebaiknya lekas bawa ke sarana kesehatan, gunakan obat nyamuk yang aman bagi keluarga.
Leptospirosis. Penyakit ini disebut Leptospira dan disebabkan oleh bakteri yang ditularkan melalui hewan/binatang. Binatang yang menjadi penyebab penyakit ini biasanya muncul akibat kotoran atau air kencing tikus. Di saat musim banjir tikus-tikus yang tinggal di lorong-lorong atau lubang kecil dirumah pun ikut keluar untuk menyelamatkan diri. Tikus tersebut berkeliaran di sekitar manusia sehingga kotoran dan air kencing tikus yang mengandung bakteri Leptospira akan bercampur dengan air banjir. Bila seseorang yang memiliki luka dan terkena air tersebut akan terkena penyakit ini dan menjadi infeksi dan akan jatuh sakit. Untuk menghindari terkena penyakit Leptospira, harus menjaga lingkungan agar tidak ada tikus yang berkeliaran dengan menjaga kebersihan. Hindari air banjir atau bermain air disaat banjir melanda, terutama bagi yang memiliki luka. Bila terpaksa harus kedaerah banjir sebaiknya menggunakan pelindung seperti sepatu boot.
Penyakit Kulit. Disaat musibah banjir penyakit kulit kerap datang dan sangat mudah menularkan kepada satu sama lain bila berdekatan. Misalkan di tempat pengungsian korban banjir. Ditempat ini juga berperan dalam penularan infeksi kulit tersebut
ISPA. ISPA adalah singkatan dari Infeksi Saluran Pernapasan Akut. Penyebab dari penyakit ini bisa dari bakteri, virus, dan berbagai mikroba lainnya. Gejala penyakit ini seperti batuk, demam, dan disertai sesak napas sampai nyeri di dada. Untuk menagani penyakit tersebut dengan cara istirahat, pengobatan sesuai gejala, dan menigkatkan daya tubuh. Cara untuk menanggulangi terjadinya penularan cukup dengan cara, menutup mulut ketika batuk dan tidak meludah sembarangan. Ditempat Pengungsian korban banjir juga berperan dalam penularan penyakit ISPA.
Semoga informasi mengenai penyakit yang kerap muncul akibat banjir dan cara menanggulanginya tersebut dapat membantu untuk mencegah terlebih dahulu agar tidak menjadi wabah atau sumber penyakit.

sumber : http://www.manulife-indonesia.com/node/582

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>